The Colour Run “International Youth Day 2018”

“Kami ingin mendukung kampanye global untuk menciptakan ruang yang aman dan nyaman untuk remaja,” kata Pelaksana Tugas Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo dalam keterangan resmi.

Ia melanjutkan, sesama warga negara harus bekerja sama memastikan remaja Indonesia tumbuh dengan baik di lingkungan yang baik. Menurutnya, ini merupakan tugas semua kalangan sebagai keluarga, bangsa, dan negara.

Rangkaian kegiatan di acara lari ini diisi dengan kegiatan kreatif remaja, senam bersama, pembagian door prize, dan suvenir kepada 1.000 peserta. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) juga turut mendukung kemeriahan acara ini. Di acara ini, Forum Generasi Berencana Indonesia (FGI) turut menyatakan iklim yang inklusif dan kondusif bagi remaja karena sekarang remaja cenderung mudah terjebak di lingkungan yang tidak baik. “Remaja sekarang hidup di dua ruang, ruang nyata dan ruang maya. Nyatanya di ruang-ruang tersebut, masih belum aman buat remaja,” kata Ketua FGI, Nordianto hartoyo Sanan. Ia mencontohkan, salah satu ancaman bagi remaja di dunia nyata dan maya yakni adanya perundungan. Virus-virus ancaman lain menurutnya berupa paham terorisme dan prostitusi yang kini gencar mengincar para remaja di mana pun mereka berada. Para peserta pun di akhir acara menyatakan bahwa acara The Colour Run: Safe Spaces for Youth telah sukses membuka kesempatan bagi para remaja untuk berdiskusi dan berjejaring dengan cara yang menyenangkan. Program GenRe BKKBN juga tengah menggalakkan GenRe; sebuah program untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia pernikahan. Tujuan program ini ialah agar nanti para remaja mampu menempuh jenjang pendidikan dan berkarier dalam pekerjaan dengan terencana, serta menikah melalui perencanaan matang sesuai siklus kesehatan reproduksi, yakni idelanya perempuan 21 dan laki-laki 25 tahun.

Program GenRe mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan remaja karena mewadahi mereka untuk menjauhi pernikahan dini, seks pranikah, HIV AIDS dan NAPZA agar menjadi generasi tangguh yang dapat berkontribusi maksimal bagi nusa dan bangsa. Guna mencapai tujuan itu, dikembangkan materi-materi seputar kesehatan reproduksi, life skill, persiapan kehidupan berkeluarga, dan kependudukan, serta pembangunan keluarga di dalam program GenRe. Pelaksanaan program ini dilakukan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja, yakni pendekatan dari, oleh, dan untuk remaja sesuai kecenderungan mereka yang lebih senang bercerita tentang masalahnya dengan teman sebaya.

Sumber : Kompas.com

Foto : Admin GenRe Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *